
TWS Terbaik 500 Ribuan? Earfun Air Pro 4i Siap Jadi Jawara Kelas Menengah!
Ingin punya TWS dengan fitur premium, suara jernih, dan noise cancellation yang oke tanpa bikin kantong jebol? Mungkin inilah jawaban yang kamu cari: Earfun Air Pro 4i. Dengan harga di kisaran Rp 500 ribuan, TWS ini berhasil mencuri perhatian di segmen audio wearable berkat spek dan pengalaman pengguna yang benar-benar di atas ekspektasi.
Tapi, layakkah ia disebut sebagai benchmark baru di kelasnya? Apa saja plus-minusnya dibanding rival sekelas seperti Moondrop Space Travel 2 atau bahkan Samsung Galaxy Buds Core? Yuk, kita kupas habis-habisan lewat ulasan lengkap berikut ini.
Desain & Build Quality
Casing Minimalis, Tapi Fungsional
Secara tampilan, Earfun Air Pro 4i mengusung desain yang cukup mirip dengan lini TWS Earfun lainnya. Material bodinya terasa kokoh meski masih berbahan plastik. Finishing-nya matte, cukup elegan untuk seharga 500 ribuan. Namun sayangnya, casing bagian atas terbuka sepenuhnya, bukan flip-case. Jadi untuk melindungi lebih baik dari debu atau goresan, kamu mungkin perlu beli casing tambahan.
Bentuk Eartips: Kelemahan Utama?
Nah, ini mungkin jadi titik kritis pertama yang patut kamu ketahui. Air Pro 4i menggunakan eartips berbentuk oval kotak—bukan tipikal bulat standar. Implikasinya? Sulit diganti! Kalau eartips bawaan rusak atau tidak cocok dengan telingamu, mencari penggantinya akan sedikit PR karena jarang ada di pasaran.
Fitur Utama: Premium di Harga Midrange
Dengan harga di bawah Rp 600 ribu, Earfun Air Pro 4i menawarkan sederet fitur “kelas berat” yang bisa bikin kompetitor kelimpungan.
Active Noise Cancellation (ANC) & Transparency
ANC dan transparency mode pada TWS ini bekerja cukup baik. Apakah bisa sejajar dengan Sony atau Bose? Tentu belum. Tapi untuk sekelas TWS 500 ribuan, kekedapan suara dan kestabilan mode ambient-nya tergolong impresif. Bahkan cukup unggul saat dibandingkan dengan Moondrop Space Travel 2, meskipun belum bisa menandingi Samsung Galaxy Buds Core dalam isolasi suara penuh.
Dual Device & Google Fast Pair
Kamu bisa menghubungkan Earfun Air Pro 4i secara simultan ke dua perangkat sekaligus (misalnya laptop dan smartphone). Proses pairing pun cepat berkat dukungan Google Fast Pair, dan respons switching antar perangkat berjalan lancar dalam uji coba praktis.
Codec dan Game Mode
TWS ini dilengkapi codec LDAC yang menawarkan kualitas suara high-res, serta game mode 50ms latency yang cocok untuk gaming kasual. Walau Bluetooth-nya masih 5.4 (bukan 5.3 atau 5.5), latencynya tetap tergolong minim dan tidak mengganggu pengalaman audio.
Baca Juga: Huawei Watch GT 6 Series: Smartwatch Premium Rasa Sport Watch, Baterai Tahan 21 Hari
Performa Audio: Suara Lebih Natural, Siap Di-EQ
Yang paling mengejutkan dari Earfun Air Pro 4i adalah kualitas driver-nya. Karakter suaranya cenderung terang dan tajam di bagian upper mid dan high-frequency. Meski default tuning-nya belum “perfect” dan cenderung bright, tetapi kamu bisa melakukan EQ (equalizer) untuk menyesuaikan dengan profil suara favoritmu.
EQ 10-Band & My Sound Profile
Satu kelebihan besar Air Pro 4i adalah EQ 10-band dalam aplikasinya. Bahkan kamu bisa simpan preset EQ dari reviewer tertentu agar langsung cocok. Fitur ini membuat karakter suaranya bisa dibuat menyerupai tuning kelas audiophile seperti target Jamie Mercer JM1.
Sayangnya, jika kamu penggemar bass, pengaturan default mungkin terasa datar. Solusinya? Tinggal boost sub-bass (30Hz–60Hz) via EQ, dan driver-nya tetap mampu menampung tanpa distorsi.
Mikrofon & Panggilan Telepon
Ditenagai oleh enam mikrofon dengan teknologi CVC 8.0 AIENC, kualitas mikrofon Earfun Air Pro 4i cukup oke untuk panggilan suara. Namun, dalam pengujian dibandingkan dengan Air 2 dan Space Travel 2, noise cancellation saat panggilan masih butuh penyempurnaan. Suara ambient masih ikut terekam walau tidak mengganggu secara signifikan.
Daya Tahan Baterai: Di Atas Ekspektasi
Sektor baterai adalah salah satu highlight besar. Earfun Air Pro 4i mampu memutar lagu hingga 11 jam nonstop dalam sekali pakai dan total 52 jam dengan charging case-nya.
Itu artinya, kamu tidak perlu khawatir kehabisan baterai saat bepergian, bahkan tanpa perlu mengecas selama beberapa hari. Plus, dukungan wireless charging membuat pengisian daya jadi lebih effortless.
Perbandingan vs Kompetitor
Produk | Kisaran Harga | ANC | EQ | Codec | Game Mode | Dual Device | Mic |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Earfun Air Pro 4i | Rp 500.000 | Ya | Ya | LDAC | 50ms | Ya | CVC 8.0 |
Moondrop Space Travel 2 | Rp 500.000 | Ya | Tidak fleksibel | – | Ada | Tidak | Kurang tajam |
Samsung Galaxy Buds Core | Rp 700.000+ | Sangat Baik | Tidak Ada | AAC | Tidak | Tidak | Oke |
Earfun Air 2 | Rp 400.000 | Tidak | Ya | AAC | 55ms | Ya | CVC lebih baik |
Soundcore Liberty 4NC | Rp 900.000+ | Sangat Baik | Ya, terbatas | LDAC | – | Ya | OK |
Kesimpulan? Untuk harga Rp 500 ribuan, Air Pro 4i sulit dikalahkan. Fitur segudang, kualitas suara bisa dioptimalkan via EQ, plus daya tahan baterai buas.
Kelebihan & Kekurangan
✅ Kelebihan:
- ANC dan Transparency yang bisa diandalkan di kelas harga ini
- EQ 10-band yang fleksibel untuk penyesuaian suara
- Baterai tahan lama, hingga 52 jam total
- Dukungan codec LDAC dan Dual Device Connection
- Game Mode 50ms, cocok untuk gaming kompetitif
- Build solid, desain simpel
- Garansi resmi 2 tahun (replace berkali-kali, bukan sekali pakai saja)
❌ Kekurangan:
- Eartips oval kotak: sulit diganti dengan eartips aftermarket
- Noise Reduction saat telepon belum maksimal
- Bluetooth masih versi 5.4 – bukan generasi terbaru
- Casing tanpa tutup flip, cukup rawan kotor jika dibawa ke luar
Kesimpulan: Layak Diborong Sebelum Habis!
Dengan harga yang tergolong budget-friendly, Earfun Air Pro 4i menawarkan keseimbangan luar biasa antara fitur dan performa. Mulai dari fitur noise cancellation layak pakai, penyetelan EQ mendalam, hingga battery life super awet—semuanya bikin TWS ini pantas disebut “raja baru” di segmen harga Rp 500 ribuan.
Kalau kamu sedang berburu TWS murah dengan kualitas suara bagus dan fitur selengkap ini, Earfun Air Pro 4i adalah pilihan sangat layak dipertimbangkan. Apalagi dengan garansi resmi 2 tahun dan potensi untuk jadi viral di komunitas audio enthusiast—sebaiknya buru sebelum kehabisan!
Baca Juga: Xiaomi 17 Pro Max dan 17 Pro: Smartphone Futuristik dengan Layar Belakang Besar & Performa Ganas
FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Apakah Earfun Air Pro 4i mendukung ANC dan Transparency Mode seperti TWS mahal?
Ya! Earfun Air Pro 4i memiliki fitur Active Noise Cancellation (ANC) dan Transparency Mode. Meski tidak setingkat Sony atau Bose, kualitasnya sangat baik untuk harga Rp 500 ribu.
2. Apa kekurangan utama Earfun Air Pro 4i?
Kelemahan utamanya ada pada bentuk eartips-nya yang oval kotak, sehingga sulit diganti. Selain itu, noise suppression mikrofon masih bisa ditingkatkan lewat firmware update.
3. Apakah Earfun Air Pro 4i bisa digunakan untuk gaming?
Bisa. TWS ini punya Game Mode dengan latency 50ms yang cukup rendah, cocok untuk gaming kasual.
4. Bisakah suara Earfun Air Pro 4i diatur sesuai preferensi?
Bisa banget! Dengan EQ 10-band di aplikasinya, kamu bebas menyesuaikan suara sesuai selera, bahkan menyerupai tuning profesional seperti JM1 Target.
5. Apa bedanya Earfun Air Pro 4i dengan Air Pro 4 atau Air 2?
Air Pro 4i berada di antara Air 2 dan Air Pro 4. Ia mengusung fitur-fitur andalan dari Air Pro 4, tapi dengan harga yang lebih ramah kantong. Berbeda dari Air 2, model ini sudah punya ANC dan transparansi. Kalau bicara kualitas suara, Air Pro 4i lebih fleksibel dan bisa dioptimalkan dengan EQ.
Sumber: Fernanda Gunsan

