asus proart p16

Asus ProArt P16 RTX 5090: Laptop Kreator Super Kencang, Siap Singkirkan MacBook Pro?

Pasar laptop profesional kembali memanas. Kali ini, Asus meluncurkan lini terbaru dari seri ProArt mereka: Asus ProArt P16 RTX 5090. Dirancang khusus untuk para kreator konten dan profesional yang membutuhkan performa ekstrem, model ini hadir dengan kombinasi hardware kelas atas, layar OLED terbaik, dan sistem pendingin mutakhir.

Tapi apakah laptop ini benar-benar bisa menjadi “MacBook Pro Killer”? Atau justru hanya sekadar gimmick mahal? Inilah ulasan lengkapnya.

Desain Premium, Ramping, dan Profesional

Dibalut dalam bodi aluminium berwarna “nano black”, Asus ProArt P16 terlihat elegan, minimalis, dan profesional. Tidak ada hiasan RGB norak ataupun lekukan berlebihan. Justru tampilannya sangat mirip dengan MacBook Pro, meskipun dengan sentuhan khas Asus lewat Asus Dial dan stiker branding ProArt.

Laptop ini memiliki bobot sekitar 2.15 kg—sedikit lebih berat dari MacBook Pro 16, namun tetap terasa ringan untuk performa dan ukuran layar sebesar ini. Ketebalan chassis juga masih cukup ramping, menjadikannya ideal untuk mobilitas tinggi.

Performa Ganas dengan RTX 5090 dan Ryzen AI 9

Dapur pacu ProArt P16 ini ditenagai oleh NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU, yang menawarkan lompatan performa signifikan dibandingkan RTX 4070 di generasi sebelumnya. Dipadukan dengan Ryzen AI 9 HX370, laptop ini mampu menyelesaikan tugas berat seperti rendering 3D, editing video 4K, hingga pemrosesan AI lokal dengan sangat cepat.

Berdasarkan pengujian ekspor video di DaVinci Resolve, P16 terbaru ini 2,5 kali lebih cepat dari pendahulunya yang menggunakan RTX 4070. Tak hanya itu, skor benchmark di Blender dan Geekbench juga menunjukkan lonjakan performa hingga 60% dibanding versi tahun lalu.

Encoder & Decoder AV1

Laptop ini juga dilengkapi 4 encoder NVENC generasi terbaru yang mendukung AV1. Artinya, proses encoding video jadi jauh lebih cepat dan efisien—kabar baik bagi para editor dan streamer profesional.

Layar OLED Terbaik di Kelasnya

Satu hal yang benar-benar mencuri perhatian adalah layarnya. Asus membekali P16 terbaru ini dengan Asus Lumina Pro OLED 4K 120Hz, layar sentuh dengan tingkat kecerahan hingga 1000 nits HDR, dukungan VRR (Variable Refresh Rate), dan 100% cakupan warna DCI-P3 serta sRGB.

Layar ini pantas disebut sebagai salah satu yang terbaik di pasar laptop saat ini. Dengan delta E < 1, akurasi warnanya sangat ideal untuk pekerjaan desain grafis, color grading, hingga produksi film.

Perbedaan dengan Versi Lain

Penting diketahui, layar Lumina Pro OLED hanya tersedia di varian RTX 5090. Jika memilih versi 5070 atau 5060, pengguna hanya akan mendapatkan panel 3K OLED dengan kecerahan maksimum 500 nits.

Pendinginan Canggih dengan Vapor Chamber

Untuk menjaga performa tetap stabil, Asus menyematkan vapor chamber cooler di dalam laptop ini—pertama kalinya di seri ProArt. Dengan sistem ini, GPU bisa bekerja hingga 120W Max TGP berkat dukungan Dynamic Boost, tanpa meningkatkan suhu atau kebisingan secara drastis.

Keyboard tetap nyaman disentuh bahkan saat laptop bekerja keras, dan throttling CPU pun minim. Ini kabar baik bagi pengguna yang sering melakukan rendering atau simulasi selama berjam-jam.

Keyboard & Trackpad: Nyaman dan Fungsional

Asus tampaknya mendengarkan masukan pengguna. Tidak ada numpad di keyboard, sehingga posisi touchpad tetap sentral dan ukurannya besar. Key travel-nya terasa responsif, mirip dengan MacBook, dan sangat nyaman digunakan untuk mengetik panjang.

Tak ketinggalan, Asus Dial di sudut kiri atas memberikan kontrol tambahan untuk timeline editing, pengaturan volume, atau brightness, yang bisa dikustomisasi sesuai preferensi pengguna.

Port Lengkap dan Konektivitas Cepat

Asus ProArt P16 dibekali berbagai port yang mendukung produktivitas, termasuk:

  • HDMI 2.1
  • SD card reader full-size
  • USB-C dengan dukungan pengisian cepat
  • Port pengisian daya khusus

Sayangnya, charger bawaannya cukup besar, tapi mengingat daya yang dibutuhkan, ini masih bisa dimaklumi.

Kekurangan: RAM Terbatas dan Harga Tinggi

Meski laptop ini bisa di-upgrade penyimpanannya hingga 4TB PCIe 4.0, RAM-nya masih terbatas di 64GB. Untuk kelas workstation, seharusnya tersedia opsi hingga 128GB.

Soal harga, varian tertinggi dengan RTX 5090, RAM 64GB, dan penyimpanan 4TB dibanderol sekitar Rp70–75 juta, setara dengan MacBook Pro M4 Max spek tinggi.

Baterai Cukup Baik, Tapi Belum Bisa Saingi MacBook

Baterai 90Wh di P16 bisa bertahan sekitar 5–6 jam untuk penggunaan ringan seperti browsing atau streaming. Tapi tentu, untuk mendapatkan performa maksimal, laptop ini sebaiknya digunakan sambil terhubung ke adaptor.

MacBook Pro dengan chip M4 Max masih unggul dalam efisiensi daya berkat integrasi software-hardware Apple yang sangat optimal.

Fitur Tambahan: AI Lokal dan GoPro Sync

Satu fitur menarik lainnya adalah StoryCube, aplikasi media berbasis AI lokal yang tidak membutuhkan koneksi cloud. Berguna untuk mengorganisasi file media secara cepat dan efisien.

Selain itu, Asus juga bekerja sama dengan GoPro untuk mendukung integrasi cloud langsung dari kamera ke laptop.

Kesimpulan: Laptop Creator Paling Kencang 2024?

Asus ProArt P16 RTX 5090 adalah laptop workstation yang nyaris sempurna untuk kreator konten profesional. Dengan performa GPU kelas atas, layar OLED terbaik, dan sistem pendingin yang efektif, laptop ini memang layak disebut sebagai pesaing serius MacBook Pro.

Namun, dengan harga premium dan keterbatasan RAM, pengguna harus benar-benar mempertimbangkan kebutuhan mereka. Untuk sebagian besar kreator, mungkin versi RTX 5070 sudah cukup. Tapi jika ingin performa terbaik tanpa kompromi, varian 5090 ini adalah pilihan terbaik yang tersedia saat ini.

FAQ Seputar Asus ProArt P16 RTX 5090

1. Apakah Asus ProArt P16 RTX 5090 cocok untuk gaming?

Meskipun bukan laptop gaming, GPU RTX 5090 dan layar 120Hz VRR membuatnya sangat mumpuni untuk bermain game AAA di setting tinggi.

2. Apakah bisa upgrade RAM di Asus ProArt P16?

Sayangnya, RAM disolder dan tidak bisa di-upgrade. Maksimum kapasitas adalah 64GB.

3. Apa perbedaan Asus Lumina OLED dan Lumina Pro OLED?

Lumina Pro OLED menawarkan resolusi lebih tinggi (4K), kecerahan HDR hingga 1000 nits, dan akurasi warna lebih baik dibanding Lumina OLED biasa.

4. Bagaimana dengan daya tahan baterai?

Untuk penggunaan ringan, bisa bertahan sekitar 5–6 jam. Tapi performa maksimum tercapai saat terhubung ke adaptor.

5. Apakah laptop ini lebih baik dari MacBook Pro 16?

Tergantung kebutuhan. Jika fokus pada performa GPU dan layar sentuh OLED, ProArt P16 unggul. Tapi dari sisi efisiensi daya dan ekosistem, MacBook Pro tetap sulit ditandingi.

Sumber: The Tech Chap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top