
iPad Pro M5: Tablet Super Tipis dengan Performa AI dan Grafis Kelas Pro
Apple kembali mengguncang pasar tablet premium dengan peluncuran iPad Pro M5. Diperkenalkan sebagai penyempurnaan dari generasi sebelumnya, perangkat ini hadir dengan performa AI yang jauh lebih cepat, layar OLED yang memukau, serta desain yang makin tipis dan ringan. Tapi, apakah iPad Pro M5 benar-benar bisa menggantikan laptop sepenuhnya? Berikut ulasan lengkapnya.
Desain Lebih Tipis, Tetap Premium
Apple tampaknya serius mempertahankan estetika minimalis yang elegan. iPad Pro M5 hadir dalam dua ukuran layar, 11 inci dan 13 inci, dengan ketebalan hanya 5,3 mm untuk versi kecil dan luar biasa tipis 5,1 mm untuk varian 13 inci. Untuk konteks, iPhone Air yang ramai dibicarakan saja masih lebih tebal.
Bodi ramping ini dipadukan dengan material aluminium khas Apple yang kokoh dan ringan. Pilihan warna tetap elegan: Space Gray dan Silver. Ada juga opsi layar dengan nanotexture glass—fitur yang membantu mengurangi pantulan cahaya, cocok untuk penggunaan di luar ruangan, meskipun sedikit mengorbankan kontras dari sudut tertentu.
Layar OLED ProMotion: Alasan Utama Pilih Pro
Layar menjadi salah satu alasan kuat mengapa pengguna memilih iPad Pro dibanding seri lainnya. Apple akhirnya mengadopsi panel OLED dengan refresh rate ProMotion 120Hz dan brightness hingga 1600 nits. Ini jauh meninggalkan iPad Air yang masih menggunakan panel LCD 60Hz dengan kecerahan maksimal sekitar 500 nits.
Bagi pengguna yang bekerja intensif dengan visual—desain, ilustrasi, hingga video editing—layar ini benar-benar memberikan pengalaman tingkat profesional.
M5 Chip dan Lompatan AI: Seberapa Cepat?
Untuk pertama kalinya, Apple menanamkan chip M5 di lini iPad. Ini bukan sekadar upgrade biasa. Chip ini menawarkan performa AI yang meningkat drastis, terutama lewat GPU yang kini memiliki neural accelerator di tiap core-nya.
Performa Benchmarks
- Geekbench 6: Skor single-core naik sekitar 10%, multi-core meningkat 21% dibanding M4.
- 3DMark Test: Performa grafis naik 12%, tapi dalam tes ray tracing SolarBay Extreme, lonjakannya mencapai 65%.
- Export Video 4K: Waktu rendering lebih cepat 10%.
- AI Benchmark via GPU: Performa bisa dua kali lipat lebih cepat dibandingkan M4.
Dalam uji nyata menggunakan aplikasi DrawThings—sebuah tool image generation berbasis AI lokal—iPad Pro M5 menyelesaikan proses hanya dalam 3 menit. Bandingkan dengan M4 yang butuh lebih dari 6 menit. Ini bukti konkret bahwa neural engine pada GPU benar-benar berdampak besar.
Baca Juga: Huawei MatePad Mini: Tablet Mini Premium yang Bikin iPad Mini 7 Terlihat Jadul
RAM, Penyimpanan, dan Fast Charging
iPad Pro M5 juga membawa peningkatan lain yang tak kalah penting:
- RAM ditingkatkan dari 8GB menjadi 12GB pada model 256GB dan 512GB.
- Model 1TB dan 2TB dilengkapi RAM 16GB dan CPU 10-core.
- Kecepatan penyimpanan internal dua kali lebih cepat.
- Untuk pertama kalinya, iPad mendukung fast charging: 50% dalam 30 menit via USB-C.
Aksesori Premium: Magic Keyboard & Apple Pencil Pro
Apple turut memperbarui Magic Keyboard yang kini lebih ringan dan masih memberikan pengalaman mengetik setara MacBook Pro. Keyboard ini juga berfungsi sebagai casing pelindung dan dock yang stabil.
Apple Pencil Pro juga hadir mendampingi. Meski lebih ditujukan untuk pengguna Pro, stylus ini kompatibel dengan iPad Air terbaru. Fitur-fitur seperti haptic feedback dan pressure sensitivity menjadikannya alat wajib bagi kreator digital.
Sayangnya, harga aksesori ini tetap “Apple banget”—mahal. Kombinasi iPad Pro M5 13 inci, Magic Keyboard, dan Apple Pencil Pro bisa mencapai harga setara MacBook Pro entry-level.
Fitur Tambahan: Face ID hingga 5G Lebih Kencang
iPad Pro M5 tidak hanya soal tenaga dan layar. Apple juga menambahkan berbagai fitur pendukung profesional:
- Face ID eksklusif di lini Pro.
- WiFi 7 dan modem baru Apple C1X untuk 5G lebih cepat dan efisien.
- Speaker stereo yang mengesankan—4 speaker dibanding 2 di iPad Air.
- Opsi penyimpanan hingga 2TB.
Apakah iPad Pro M5 Layak Dibeli?
Jika kebutuhan Anda mencakup multitasking berat, desain grafis, rendering video, atau eksperimen dengan AI lokal, maka iPad Pro M5 adalah jawaban terbaik di pasar tablet saat ini. Namun, bagi pengguna kasual—menonton Netflix, browsing, atau menulis catatan kuliah—iPad Air (dan bahkan iPad reguler) masih lebih masuk akal secara harga.
Harga iPad Pro M5 dimulai dari:
- 11 inci: sekitar Rp 20 juta
- 13 inci: sekitar Rp 26 juta
Jika ditambah Magic Keyboard dan Apple Pencil Pro, harganya bisa menembus Rp 40 juta.
Baca Juga: Review Galaxy Tab S11 – Tablet Premium Samsung yang Ringkas, Bertenaga, dan Penuh Fitur AI
Kesimpulan
iPad Pro M5 adalah manifestasi tablet masa depan: super tipis, super cepat, dan kaya fitur. Namun, kekuatan perangkat kerasnya masih dibatasi oleh iPadOS yang belum mampu menggantikan macOS sepenuhnya. Untuk sebagian besar pengguna, iPad Air sudah cukup. Tapi bagi mereka yang benar-benar membutuhkan performa ekstra dan layar terbaik, iPad Pro M5 tetap menjadi pilihan utama.
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar iPad Pro M5
1. Apa perbedaan utama antara iPad Pro M5 dan iPad Air terbaru?
iPad Pro M5 memiliki layar OLED 120Hz, chip M5, RAM lebih besar, Face ID, dan dukungan aksesori Pro. Air masih menggunakan layar LCD dan chip M3.
2. Apakah iPad Pro M5 bisa menggantikan laptop?
Secara hardware, bisa. Tapi iPadOS masih membatasi fleksibilitas seperti di macOS atau Windows.
3. Apakah semua model iPad Pro M5 mendukung nanotexture glass?
Hanya model 1TB ke atas yang bisa ditambah opsi layar nanotexture dengan biaya ekstra.
4. Berapa kapasitas RAM dan penyimpanan maksimum?
RAM maksimum 16GB, penyimpanan hingga 2TB.
5. Apakah Apple Pencil Pro kompatibel dengan iPad selain Pro?
Ya, Apple Pencil Pro juga kompatibel dengan iPad Air terbaru.
Sumber: The Tech Chap


