asus-rog-phone-8

ROG Phone 8: HP Gaming Flagship Kini Turun Harga Jadi 6 Jutaan, Masih Layak Beli?

Bayangkan sebuah ponsel gaming flagship yang awalnya dirilis dengan harga Rp11 juta, kini bisa dibeli hanya dengan Rp6 jutaan dalam kondisi baru dan garansi resmi. Inilah ROG Phone 8, smartphone gaming dari ASUS yang dulunya dianggap terlalu mahal, kini justru menjadi salah satu opsi terbaik di kelas menengah. Tapi dengan harga yang sudah turun hampir setengahnya, apakah perangkat ini masih layak dibeli? Yuk, kita bongkar lebih dalam.

Desain Lebih Ringkas, Tapi Tetap Tangguh

Jika dibandingkan dengan pendahulunya, seperti ROG Phone 6 atau 7, ROG Phone 8 tampil lebih “manusiawi”. Artinya, desainnya kini lebih ramping, ringan, dan tidak sebulky seri sebelumnya. Ketebalannya berada di angka 8,9 mm dengan bobot sekitar 225 gram—sedikit lebih ringan dari ROG Phone 9 sekalipun.

Meski demikian, nuansa gaming-nya tetap terasa kuat. ASUS tampaknya mencoba menggabungkan estetika minimalis dengan DNA gaming yang kental. Logo menyala khas ROG tetap hadir, memberikan kesan premium sekaligus agresif. Dan yang tak kalah penting, ROG Phone 8 sudah dilengkapi sertifikasi IP68 dan menggunakan pelindung layar Corning Gorilla Glass Victus 2—level proteksi yang biasa ditemukan di kelas flagship seperti Samsung Galaxy S-series.

Layar dan Refresh Rate: Masih Sangat Kompetitif

ROG Phone 8 hadir dengan layar AMOLED 6,78 inci beresolusi Full HD+ dan refresh rate 165Hz. Meski tidak secepat ROG Phone 9 yang mencapai 185Hz, layar ini tetap sangat responsif, tajam, dan nyaman untuk berbagai aktivitas, terutama gaming.

Namun, satu catatan penting: layar ini masih memantulkan cahaya cukup signifikan, terutama saat digunakan dalam mode gelap. Penggunaan anti-reflective coating mungkin bisa menjadi peningkatan di generasi berikutnya.

Performa: Masih Raja di Kelasnya

Jantung utama dari ROG Phone 8 adalah chipset Snapdragon 8 Gen 3—prosesor tercanggih Qualcomm saat perangkat ini dirilis. Tak heran, skor benchmark-nya masih sangat mengesankan. AnTuTu v11 mencatatkan skor 2,5 juta poin, sementara skor Geekbench mencapai 2200 untuk single-core dan hampir 7000 untuk multi-core.

Dalam pengujian nyata, ROG Phone 8 mampu menjalankan berbagai game berat seperti PUBG, Genshin Impact, Call of Duty Mobile, hingga Wuthering Waves dengan sangat mulus. Rata-rata frame rate stabil di angka 106–120 fps untuk game kompetitif, dan tetap playable di 56–60 fps untuk game berat seperti Genshin Impact.

Namun, suhu perangkat bisa menjadi tantangan. Saat dipakai untuk bermain game berat selama 30 menit, suhu bodi bisa menembus 50°C. Penggunaan cooling pad eksternal sangat disarankan. Untungnya, banyak pilihan pendingin pihak ketiga yang harganya lebih terjangkau dibanding AeroActive Cooler resmi dari ASUS.

Baca Juga: Infinix GT30: HP Gaming Harga Terjangkau, Tapi Speknya Nggak Kaleng-Kaleng

Daya Tahan Baterai: Cukup, Tapi Bukan yang Terbaik

Dengan kapasitas 5.500 mAh, ROG Phone 8 sedikit mengalami downgrade dibanding pendahulunya yang membawa baterai 6.000 mAh. Dalam skenario gaming, konsumsi baterainya cukup intens:

  • Genshin Impact 30 menit: turun 15%
  • PUBG 30 menit: turun 12%
  • Mobile Legends 30 menit: turun 9%

Namun, untuk pemakaian ringan seperti menonton YouTube atau Netflix, konsumsi baterainya hanya sekitar 3% per 30 menit. ASUS tampaknya mengorbankan kapasitas demi desain yang lebih ramping dan bobot yang lebih ringan.

Software: Dukungan Update Masih Aman

ROG Phone 8 hadir dengan Android 14 dan sudah mendapatkan pembaruan ke Android 15. ASUS menjanjikan dua kali update utama, sehingga masih ada satu kali major update tersisa—kemungkinan ke Android 16.

Fitur menarik seperti X-Sense, yaitu AI gaming assistant yang bisa mengenali pola permainan dan memberikan shortcut otomatis (seperti auto-run atau skip dialog di Genshin), membuat pengalaman bermain jadi lebih nyaman dan efisien.

Kamera: Bukan Fokus Utama, Tapi Masih Fungsional

Sebagai HP gaming, sektor kamera bukan prioritas utama. Namun, ROG Phone 8 masih dibekali kamera utama 50MP dengan OIS dan lensa telephoto 32MP. Kualitas fotonya lumayan, meski saturasi cenderung berlebihan. Untuk video, dukungan stabilisasi 6-axis membuat rekaman lebih stabil, terutama saat bergerak.

Kamera depannya hanya mendukung 1080p 30fps, namun cukup untuk kebutuhan video call atau selfie harian. Jangan harap kualitas setara flagship kamera-centric, tapi setidaknya fungsional untuk dokumentasi ringan.

Audio dan Fitur Gaming Khas ASUS

Salah satu keunggulan ROG Phone adalah fitur gaming eksklusif yang tidak bisa ditemukan di ponsel lain. Misalnya:

  • Air Trigger: tombol ultrasonik di sisi bodi sebagai shortcut gaming.
  • Logo RGB menyala di belakang.
  • Dukungan ekosistem gaming lengkap: AeroActive Cooler, casing khusus, hingga aksesori tambahan.

Sayangnya, kualitas speaker internal sedikit lebih baik di ROG Phone 7. Tapi secara keseluruhan, pengalaman audio masih sangat imersif.

Kompetitor di Kelas Harga 6 Jutaan

Dengan harga Rp6 jutaan, ROG Phone 8 kini bersaing dengan:

  • Poco F7 (Snapdragon 8s Gen 3) – Rp5,9 juta
  • Poco F7 Pro (Snapdragon 8 Gen 3) – Rp7,5 juta
  • Realme 15 Pro 5G – Rp6 jutaan
  • Xiaomi 15T – Rp6 jutaan

Namun, perlu diingat, tidak ada satupun dari kompetitor itu yang benar-benar ditujukan sebagai HP gaming dengan fitur-fitur seperti ROG. Secara performa, Poco F7 Pro bisa jadi penantang serius, tapi dari segi ekosistem dan pengalaman gaming menyeluruh, ROG Phone 8 masih unggul.

Baca Juga: Vivo X300 Pro: Raja Kamera Smartphone Terbaru dari Vivo, Layak Beli?

Kesimpulan: Masih Layak Beli?

Dengan harga Rp6 jutaan, ROG Phone 8 bisa disebut sebagai “mantan flagship” yang kini jadi pembunuh kelas menengah. Performa tetap gahar, fitur gaming lengkap, desain lebih bersahabat, dan dukungan software masih ada.

Namun, pembeli harus siap dengan beberapa kompromi: baterai yang lebih boros saat gaming, suhu yang tinggi tanpa cooling eksternal, dan hanya satu kali update Android tersisa.

Tapi jika tujuannya adalah HP untuk gaming serius, sulit menemukan alternatif sepadan yang menawarkan performa, fitur, dan ekosistem selengkap ini di harga yang sama.

FAQ

Apakah ROG Phone 8 masih layak dibeli di tahun 2025?

Sangat layak, terutama jika Anda mencari HP gaming dengan performa tinggi di harga Rp6 jutaan.

Apakah ROG Phone 8 cepat panas?

Ya, terutama saat bermain game berat. Disarankan menggunakan cooling eksternal agar suhu tetap aman.

Berapa lama dukungan update Android ROG Phone 8?

ASUS menjanjikan dua kali update utama. Saat ini sudah Android 15, jadi kemungkinan hanya tersisa satu update ke Android 16.

Apakah ROG Phone 8 cocok untuk penggunaan harian?

Cocok, namun desain dan bobotnya lebih optimal untuk gaming. Untuk penggunaan ringan seperti browsing dan media sosial, tetap nyaman.

Apakah kamera ROG Phone 8 bagus?

Kamera cukup untuk penggunaan biasa, tapi bukan yang terbaik di kelasnya. Fokus utama tetap pada performa gaming.

Sumber: DKID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top